SILABUS PELATIHAN

AUDIT INTERNAL BERDASARKAN GLOBAL INTERNAL AUDIT STANDARDS (GIAS)

Metode Pelatihan


A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Peran Audit Internal terus mengalami transformasi seiring meningkatnya kompleksitas risiko bisnis, perubahan regulasi, perkembangan teknologi, tuntutan tata kelola perusahaan, serta ekspektasi stakeholder terhadap fungsi assurance dan advisory.

Auditor Internal saat ini tidak hanya dituntut untuk melakukan pemeriksaan terhadap kepatuhan dan efektivitas pengendalian internal, tetapi juga harus mampu memberikan assurance, insight, foresight, dan value creation bagi organisasi.

Dalam konteks tersebut, The Institute of Internal Auditors telah menerbitkan Global Internal Audit Standards (GIAS) sebagai standar global yang menjadi acuan bagi organisasi dan praktisi dalam menjalankan fungsi audit internal secara profesional.

GIAS memberikan kerangka yang lebih terintegrasi dalam mengatur:

Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami perubahan paradigma audit internal serta menerapkan prinsip-prinsip Global Internal Audit Standards (GIAS) ke dalam proses audit internal secara praktis.


B. TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:


C. SASARAN PESERTA

Pelatihan ini ditujukan bagi:


D. OUTLINE PELATIHAN 2 HARI

HARI PERTAMA

Memahami Fondasi, Paradigma dan Governance Audit Internal Berdasarkan GIAS


SESSION 1 — PENDAHULUAN DAN TRANSFORMASI AUDIT INTERNAL

1.1 Perkembangan Profesi Audit Internal

1.2 Tantangan Audit Internal Saat Ini

1.3 Paradigma Baru Audit Internal

Transformasi peran:

From → To

1.4 Tujuan Audit Internal Modern

Audit Internal sebagai fungsi untuk:


SESSION 2 — MENGENAL GLOBAL INTERNAL AUDIT STANDARDS (GIAS)

2.1 Latar Belakang Global Internal Audit Standards

2.2 Konsep Dasar GIAS

Pembahasan mengenai:

2.3 Struktur Global Internal Audit Standards

GIAS dibangun dalam beberapa domain utama:

2.4 Hubungan GIAS dengan Governance

Keterkaitan antara:

Governance → Risk Management → Internal Control → Internal Audit

Diskusi mengenai posisi strategis Audit Internal dalam organisasi.


SESSION 3 — DOMAIN I: PURPOSE OF INTERNAL AUDITING

3.1 Purpose of Internal Auditing

Memahami tujuan utama Audit Internal: Strengthening the organization's ability to create, protect, and sustain value.

3.2 Value Proposition Internal Audit

Audit Internal memberikan nilai melalui:

3.3 Stakeholder Expectation

Ekspektasi dari:

3.4 Internal Audit Value Chain

Risk → Assurance → Insight → Recommendation → Improvement → Value Creation


SESSION 4 — DOMAIN II: ETHICS AND PROFESSIONALISM

4.1 Etika Auditor Internal

Pembahasan prinsip-prinsip utama:

4.2 Independensi dan Objektivitas

Perbedaan:

Pembahasan mengenai:

4.3 Professional Competency

Kompetensi Auditor Internal meliputi:

Technical Competency

Business Competency

Behavioral Competency

4.4 Due Professional Care

Penerapan:


SESSION 5 — DOMAIN III: GOVERNING THE INTERNAL AUDIT FUNCTION

5.1 Governance of Internal Audit Function

Peran penting:

5.2 Peran Board dan Audit Committee

Tanggung jawab dalam:

5.3 Internal Audit Charter

Komponen utama:

5.4 Organizational Independence

Pembahasan mengenai:


SESSION 6 — REVIEW HARI PERTAMA

Ringkasan Pembelajaran

Peserta melakukan refleksi mengenai:


HARI KEDUA

Mengelola dan Melaksanakan Audit Internal Berdasarkan GIAS


SESSION 7 — DOMAIN IV: MANAGING THE INTERNAL AUDIT FUNCTION

7.1 Peran Chief Audit Executive (CAE)

Tanggung jawab CAE dalam:

7.2 Internal Audit Strategy

Menyusun strategi Audit Internal berdasarkan:


SESSION 8 — RISK-BASED INTERNAL AUDIT PLANNING

8.1 Konsep Risk-Based Internal Audit

Perbedaan:

Traditional Audit

Risk-Based Audit

Fokus aktivitas

Fokus risiko

Historical

Forward Looking

Checklist

Risk Assessment

Compliance

Value & Risk

Audit Universe terbatas

Dynamic Audit Universe

8.2 Penyusunan Audit Universe

Identifikasi:

8.3 Audit Risk Assessment

Parameter penilaian risiko:

8.4 Penyusunan Annual Audit Plan

Tahapan:


SESSION 9 — DOMAIN V: PERFORMING INTERNAL AUDIT SERVICES

9.1 Internal Audit Engagement Lifecycle

Tahapan audit:

1. Planning

2. Fieldwork

3. Analysis

4. Evaluation

5. Reporting

6. Follow-Up


9.2 Engagement Planning

Pembahasan:


SESSION 10 — PELAKSANAAN AUDIT DAN PENGUMPULAN BUKTI

10.1 Audit Evidence

Karakteristik bukti:

10.2 Teknik Audit

10.3 Risk and Control Assessment

Menyusun:


SESSION 11 — ANALISIS TEMUAN DAN REKOMENDASI AUDIT

11.1 Menentukan Audit Finding

Struktur temuan:

Condition

Apa yang terjadi?

Criteria

Apa standar yang seharusnya?

Cause

Mengapa terjadi?

Effect/Risk

Apa dampaknya?

Recommendation

Apa perbaikannya?


11.2 Risk-Based Audit Finding

Klasifikasi temuan:

Pendekatan:

Finding → Root Cause → Risk → Impact → Recommendation → Management Action

11.3 Value-Added Recommendation

Karakteristik rekomendasi:


SESSION 12 — AUDIT REPORTING DAN COMMUNICATION

12.1 Prinsip Komunikasi Audit

Audit report harus:

12.2 Struktur Audit Report

12.3 Effective Audit Communication

Teknik komunikasi dengan:


SESSION 13 — QUALITY ASSURANCE AND IMPROVEMENT PROGRAM (QAIP)

13.1 Konsep QAIP

Tujuan QAIP:

13.2 Internal Quality Assessment

Meliputi:

13.3 External Quality Assessment

Pembahasan:

13.4 Audit Function Performance Measurement

Contoh KPI Audit Internal:

Efficiency

Effectiveness

Stakeholder Value

Quality


SESSION 14 — IMPLEMENTASI GIAS DALAM ORGANISASI

14.1 GIAS Readiness Assessment

Area yang perlu dievaluasi:

14.2 Gap Analysis

14.3 Roadmap Implementasi GIAS

Phase 1 — Awareness

Pemahaman standar dan perubahan.

Phase 2 — Assessment

GIAS Gap Assessment.

Phase 3 — Alignment

Penyesuaian Charter, Methodology dan SOP.

Phase 4 — Implementation

Penerapan standar dalam audit engagement.

Phase 5 — Monitoring

QAIP dan Continuous Improvement.


SESSION 15 — FINAL CASE STUDY & ACTION PLAN

Integrated Case Study

Peserta diberikan studi kasus organisasi untuk melakukan:


LANJUTKAN KE HALAMAN BERIKUTNYA