SILABUS PELATIHAN 2 HARI
TRAINING: AUDIT KREDIT BANK BERBASIS MANAJEMEN RISIKO
1. PENDAHULUAN
Kredit merupakan salah satu aset produktif utama sekaligus motor penggerak pendapatan bank. Namun, di sisi lain, kredit juga mengandung risiko terbesar yang dapat mengancam kesehatan finansial bank jika tidak dikelola dan diawasi dengan ketat (risiko kredit / credit risk). Kasus kredit macet (Non-Performing Loan/NPL) dan fraud seringkali bermula dari kelemahan dalam proses analisis, kurangnya pemantauan, atau tidak efektifnya fungsi pengawasan internal.
Pendekatan Audit Internal Berbasis Risiko (Risk-Based Internal Auditing/RBIA) sangat krusial diterapkan dalam fungsi audit perkreditan agar auditor tidak hanya fokus pada kepatuhan administratif semata, tetapi juga mampu mengidentifikasi celah risiko secara proaktif di sepanjang siklus kredit—mulai dari inisiasi, analisis, persetujuan, pencairan, hingga penanganan kredit bermasalah.
2. TUJUAN PESERTA IKUT TRAINING
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami Kerangka Risiko Kredit: Memahami regulasi perbankan terkait perkreditan (OJK/BI) serta prinsip-prinsip manajemen risiko kredit.
Menguasai Siklus Kredit End-to-End: Memahami alur perkreditan secara komprehensif untuk mendeteksi potensi risiko dan kelemahan kontrol di setiap tahapan.
Menyusun Program Audit Berbasis Risiko: Mampu merencanakan dan menyusun program kerja audit (audit program) kredit yang fokus pada area berisiko tinggi.
Melakukan Pengujian dan Deteksi Dini: Menguasai teknik pengujian substantif, evaluasi agunan, serta teknik mendeteksi potensi fraud dalam perkreditan.
Menyusun Laporan Audit yang Efektif: Mampu merumuskan temuan audit yang tajam, objektif, serta memberikan rekomendasi konstruktif bagi perbaikan manajemen risiko bank.
3. RANGKAIAN MATERI TRAINING (2 HARI)
HARI PERTAMA: Fondasi, Regulasi, dan Audit Siklus Kredit (Inisiasi hingga Pencairan)
Sesi 1: Pengantar Manajemen Risiko Kredit & Peran Internal Audit
Konsep dasar dan taksonomi risiko kredit dalam perbankan.
Regulasi terkini terkait kualitas aset dan manajemen risiko perkreditan (ketentuan OJK).
Peran Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dalam kerangka Three Lines of Defense.
Sesi 2: Audit Siklus Kredit Tahap 1 - Inisiasi & Analisis Kredit (Initiating & Underwriting)
Evaluasi proses pipeline dan credit scoring / checking calon debitur.
Audit kualitas Analisis Kredit (Prinsip 5C: Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition).
Menilai kewajaran proyeksi keuangan, analisis rasio, dan verifikasi legalitas usaha debitur.
Sesi 3: Audit Siklus Kredit Tahap 2 - Keputusan, Pengikatan Hukum, & Pencairan (Approval & Disbursal)
Evaluasi kewenangan memutus kredit (SKK - Surat Keputusan Kewenangan) berjenjang.
Audit pengikatan jaminan/agunan secara hukum (penilaian independen, legalitas dokumen hak tanggungan/fidusia).
Kepatuhan terhadap syarat pra-pencairan (Condition Precedent) dan pengecekan rekening penampung.
Sesi 4: Studi Kasus Sesi 1 - Analisis Celah Risiko pada Pemberian Kredit Baru
Simulasi penelusuran dokumen permohonan kredit korporasi/komersial atau konsumer untuk menemukan potensi kelemahan analisis awal.
HARI HARI KEDUA: Pemantauan, Remedial, Deteksi Fraud, dan Pelaporan Audit
Sesi 5: Audit Siklus Kredit Tahap 3 - Monitoring, Restrukturisasi, & Remedial Management
Evaluasi sistem early warning system (EWS) bank terhadap penurunan kualitas kredit.
Audit prosedur restrukturisasi kredit (kelaikan debitur, efektivitas restrukturisasi vs gambling restructuring).
Audit penanganan kredit bermasalah (NPL), eksekusi agunan, dan write-off.
Sesi 6: Teknik Deteksi Fraud dalam Perkreditan (Fraud Detection in Credit)
Modus operandi fraud umum di sektor perkreditan (fiktif, dummy borrower, kolusi debitur-analis).
Red flags (tanda-tanda bahaya) adanya manipulasi data keuangan atau rekayasa agunan.
Teknik investigasi awal dan pengumpulan bukti audit forensik terbatas.
Sesi 7: Penyusunan Kertas Kerja, Temuan Audit, dan Pelaporan (Audit Working Papers & Reporting)
Teknik pendokumentasian kertas kerja audit perkreditan yang akurat.
Penyusunan atribut temuan audit (Kondisi, Kriteria, Sebab, Akibat, Rekomendasi).
Teknik komunikasi hasil audit kepada manajemen unit bisnis dan Exit Conference.
Sesi 8: Studi Kasus Komprehensif & Simulasi Audit Kredit End-to-End
Simulasi kelompok: Menyusun program audit, menelaah sampel dokumen kredit bermasalah, hingga menyusun laporan temuan audit akhir.
Diskusi interaktif, troubleshooting kendala di lapangan, kesimpulan, dan penutupan.
Target Peserta:
Tim Satuan Pengawas Intern (SPI) / Auditor Internal Bank (BPR maupun Bank Umum)
Komite Audit dan Anggota Dewan Pengawas
Analis Kredit (Credit Analyst) dan Manajer Risiko (Risk Management Officer)
Divisi Kepatuhan (Compliance Division) dan Pemimpin Cabang/Bisnis Bank