SILABUS PELATIHAN 2 HARI
TRAINING: AUDIT KREDIT BANK — STRATEGIC OVERSIGHT & GOVERNANCE
1. PENDAHULUAN
Di tingkat eksekutif dan pimpinan puncak perbankan, pengelolaan risiko kredit tidak lagi dilihat sekadar dari kacamata teknis operasional harian, melainkan sebagai pilar strategis yang menentukan profitabilitas, kelangsungan bisnis, dan kesehatan modal bank. Dinamika ekonomi global, perubahan regulasi OJK yang semakin ketat, serta kemunculan modus fraud yang semakin canggih menuntut para pengambil keputusan (Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit, Kepala SKAI, dan Pemimpin Divisi) untuk memiliki ketajaman strategis dalam mengevaluasi efektivitas pengawasan kredit.
Program Executive Training Development: Audit Kredit Bank dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam menetapkan risk appetite, membaca sinyal bahaya makro portofolio kredit, serta mengevaluasi kualitas fungsi audit internal dan manajemen risiko secara komprehensif dari sudut pandang strategis dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
2. TUJUAN PESERTA IKUT TRAINING
Setelah mengikuti program eksekutif ini, peserta diharapkan mampu:
Memperkuat Tata Kelola Kredit (Credit Governance): Memahami standar kepatuhan regulasi terkini dan menyelaraskan strategi perkreditan dengan Risk Appetite bank.
Melakukan Evaluasi Portofolio Makro: Membaca indikator kesehatan portofolio kredit secara makro, termasuk konsentrasi risiko (concentration risk), tren NPL, dan profitabilitas berbasis risiko (Risk-Adjusted Return).
Mengevaluasi Efektivitas Tiga Laris Pertahanan (Three Lines of Defense): Menilai ketangguhan lini bisnis, fungsi manajemen risiko, dan independensi Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dalam mengawal proses perkreditan.
Mengelola Risiko Fraud Korporat: Memahami kerangka kerja pencegahan dan investigasi tingkat lanjut terhadap potensi fraud sistemik atau kolusi tingkat tinggi di sektor perkreditan.
Mengambil Keputusan Berbasis Temuan Audit (Board-Level Decision Making): Menerjemahkan laporan audit dan hasil pengawasan menjadi keputusan strategis untuk mitigasi risiko jangka panjang.
3. RANGKAIAN MATERI TRAINING (2 HARI)
HARI PERTAMA: Tata Kelola Strategis, Portofolio Risiko, & Pengawasan Siklus Kredit Makro
Sesi 1: Strategic Credit Governance & Risk Appetite Framework
Penyelarasan strategi ekspansi kredit dengan kapasitas risiko bank (Risk Appetite & Tolerance).
Peran Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Pemantau Risiko dalam pengawasan perkreditan.
Dinamika regulasi perbankan terkini terkait kualitas aset dan restrukturisasi kredit lanjutan.
Sesi 2: Macro-Level Credit Risk Assessment & Portfolio Quality Analysis
Analisis portofolio kredit secara makro: Sektoral, geografis, kelompok debitur, dan konsentrasi risiko.
Membaca metrik kunci kesehatan kredit: Loan-to-Deposit Ratio (LDR), Non-Performing Loan (NPL), Loan at Risk (LaR), dan pencadangan (CKPN/PPA).
Evaluasi profitabilitas kredit berbasis risiko (RAROC - Risk-Adjusted Return on Capital).
Sesi 3: Executive Oversight on End-to-End Credit Lifecycle & Vulnerability
Evaluasi strategis terhadap kebijakan dan prosedur perkreditan (Credit Policy & Guidelines).
Menyoroti titik-titik kritis (bottlenecks and control gaps) dari hulu (inisiasi korporasi/komersial) hingga hilir (manajemen portofolio macet).
Menguji ketahanan sistem Early Warning System (EWS) bank dalam mendeteksi penurunan kualitas debitur besar.
Sesi 4: Studi Kasus Eksekutif - Menavigasi Krisis Portofolio Kredit & Restrukturisasi Sistemik
Analisis kasus nyata kegagalan portofolio kredit skala besar.
Diskusi kelompok eksekutif: Evaluasi respons manajemen dan langkah korektif strategis (corrective actions) yang diambil oleh BOD/BOC.
HARI KEDUA: Tata Kelola Fraud, Evaluasi Audit Internal, & Pengambilan Keputusan Tingkat Tinggi
Sesi 5: Governance of Credit Fraud & Anti-Fraud Strategy at Executive Level
Memetakan risiko fraud sistemik dan kolusi tingkat tinggi dalam pemberian kredit komersial/korporasi.
Membangun budaya anti-fraud (Fraud Risk Management Framework) yang efektif di tingkat korporasi.
Evaluasi investigasi forensik dan langkah hukum bagi manajemen dalam menghadapi kredit bermasalah berindikasi fraud.
Sesi 6: Evaluating the Effectiveness of 3 Lines of Defense & SKAI Performance
Menilai independensi, objektivitas, dan kecukupan sumber daya Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) di bidang perkreditan.
Menilai kualitas laporan audit internal dari sudut pandang strategis (apakah auditor hanya menemukan masalah administratif atau isu sistemik yang substansial?).
Sinergi antara Audit Internal, Kepatuhan, dan Manajemen Risiko (Integrated Risk Assurance).
Sesi 7: Executive Reporting: Translating Audit Insights into Boardroom Decisions
Membedah format laporan eksekutif (Executive Summary) yang efektif untuk Dewan Komisaris dan Komite Audit.
Mengawal efektivitas tindak lanjut temuan audit (Remediation Tracking) oleh unit bisnis.
Menggunakan data audit sebagai landasan pengambilan keputusan strategis bisnis ke depan.
Sesi 8: Executive Board-Level Simulation & Strategic Decision Making
Simulasi ruang dewan (Boardroom Simulation): Menghadapi skenario krisis kredit kompleks, tekanan likuiditas, dan temuan audit investigatif mendadak.
Debat dan perumusan keputusan strategis tingkat eksekutif.
Rangkuman, evaluasi pelatihan eksekutif, dan penutupan.
4. TARGET PESERTA (EXECUTIVE LEVEL)
Pelatihan ini eksklusif dirancang untuk:
Anggota Dewan Komisaris & Komite Audit / Komite Pemantau Risiko
Direksi Bank (Direktur Utama, Direktur Kepatuhan, Direktur Risiko, Direktur Bisnis/Kredit)
Kepala Satuan Pengawas Intern (SKAI) / Pimpinan Divisi Audit Internal
Pemimpin Divisi Manajemen Risiko (Risk Management Division Head)
Pemimpin Divisi Kredit / Commercial & Corporate Banking Head