SILABUS PELATIHAN 2 HARI
TRAINING: AUDIT TREASURY MANAGEMENT FOR BANKING
1. PENDAHULUAN
Divisi Treasury merupakan pusat pengelolaan likuiditas, aset-liabilitas, risiko pasar, serta transaksi valuta asing dan instrumen pasar uang pada sebuah bank. Karakteristik transaksi Treasury yang bernilai sangat besar, berkecepatan tinggi, dan kompleks menjadikan area ini memiliki tingkat risiko operasional, risiko pasar, risiko likuiditas, hingga risiko kecurangan (fraud) yang sangat tinggi.
Fungsi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dituntut untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai arsitektur fungsi Treasury, mekanisme transaksi Dealing Room, proses settlement di Back Office, hingga kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Pelatihan Audit Treasury Management For Banking selama 2 hari ini dirancang secara khusus untuk membekali para auditor bank dengan metodologi pengujian, identifikasi titik kontrol kritis, deteksi penyimpangan, serta penyusunan program audit Treasury yang efektif.
2. TUJUAN PESERTA IKUT TRAINING
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami Struktur & Tata Kelola Treasury Bank: Memahami arsitektur tata kelola Treasury, pemisahan fungsi (Segregation of Duties), serta regulasi OJK/BI terkait.
Menguasai Audit Transaksi Pasar Uang & Valas: Mengevaluasi proses transaksi Money Market, Foreign Exchange (Forex), serta instrumen pendapatan tetap (Fixed Income/Bonds).
Menguji Efektivitas Pengendalian ALM & Risk Management: Melakukan pengujian audit atas proses Asset Liability Management (ALM), pengelolaan risiko likuiditas, dan risiko pasar.
Mendeteksi Celah Risiko & Red Flags di Treasury: Mengenali potensi fraud, unauthorized trading, pelanggaran limit, serta ketidaksesuaian pencatatan antara Front Office, Middle Office, dan Back Office.
Menyusun Kertas Kerja & Laporan Audit Treasury: Merumuskan program audit berbasis risiko (Risk-Based Treasury Audit) dan menyusun rekomendasi perbaikan yang konstruktif bagi manajemen bank.
3. RANGKAIAN MATERI TRAINING (2 HARI)
HARI PERTAMA: Tata Kelola Treasury, Audit Transaksi Pasar Uang, Valas, & Surat Berharga
Sesi 1: Pengantar Tata Kelola & Arsitektur Treasury Perbankan
Peran dan fungsi Treasury dalam struktur organisasi bank.
Kerangka Regulasi OJK & BI terkait pengelolaan pasar uang, valas, dan likuiditas bank.
Prinsip Segregation of Duties (Pemisahan Fungsi): Front Office (Dealing Room), Middle Office (Risk Management), dan Back Office (Settlement & Accounting).
Sesi 2: Audit Transaksi Pasar Uang (Money Market Audit)
Evaluasi transaksi penempatan dan penerimaan dana antarbank (Interbank Call Money).
Pengujian penetapan suku bunga (Interest Rate) dan kecocokan konfirmasi transaksi.
Red flags dan titik kritis pengujian transaksi Money Market.
Sesi 3: Audit Transaksi Valuta Asing (Forex & Derivative Audit)
Pengujian transaksi Forex: Spot, Forward, dan Swap.
Evaluasi kepatuhan terhadap Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai regulasi Bank Indonesia.
Audit transaksi derivatif dan pengujian pencatatan nilai wajar (Mark-to-Market).
Sesi 4: Audit Surat Berharga (Fixed Income & Securities Audit)
Pengujian portofolio investasi surat berharga (SBN, SBI, Obligasi Korporasi).
Klasifikasi akuntansi aset keuangan: Held-to-Maturity, Available-for-Sale, Trading (berdasarkan standar akuntansi perbankan/PSAK).
Studi Kasus Sesi 1: Bedah penugasan audit transaksi Dealing Room dan manipulasi konfirmasi Settlement.
HARI KEDUA: Audit ALM, Manajemen Risiko Pasar & Likuiditas, Deteksi Fraud, & Pelaporan
Sesi 5: Audit Asset Liability Management (ALM) & Liquidity Risk
Pengujian proses dan efektivitas Komite ALCO (Asset Liability Committee).
Audit pemantauan rasio likuiditas: Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR), dan Giro Wajib Minimum (GWM).
Pengujian Stress Testing likuiditas dan rencana pendanaan darurat (Contingency Funding Plan).
Sesi 6: Audit Manajemen Risiko Pasar (Market Risk Management Audit)
Pengujian mekanisme penetapan dan pemantauan Trading Limit, Cut-Loss Limit, dan Dealer Limit.
Evaluasi penggunaan model pengukuran risiko pasar (seperti Value at Risk / VaR).
Pengujian independensi Middle Office dalam mengawasi Front Office.
Sesi 7: Deteksi Fraud, Unauthorized Trading, & Modus Penyimpangan Treasury
Membedah modus operandi kecurangan di Treasury (Off-market Rate trading, Cherry Picking, transaksi fiktif, disembunyikannya kerugian).
Pengujian rekonsiliasi rekening Nostro/Vostro dan konfirmasi pihak ketiga.
Teknik verifikasi audit atas rekaman telepon trader dan dealing ticket.
Sesi 8: Penyusunan Program Audit, Kertas Kerja, & Pelaporan Audit Treasury
Penyusunan Risk-Based Audit Program untuk area Treasury.
Penyusunan atribut temuan audit Treasury (Kondisi, Kriteria, Sebab, Akibat, Rekomendasi).
Simulasi kelompok: Menyusun Laporan Hasil Audit (LHA) Treasury dan Exit Meeting.
Sesi tanya jawab (Q&A), evaluasi pelatihan, dan penutupan.
4. TARGET PESERTA
Pelatihan ini sangat ideal dan direkomendasikan untuk diikuti oleh:
Tim Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) / Auditor Internal Bank (Tingkat Junior, Senior, hingga Team Lead)
Tim Treasury Risk Officer & Middle Office Staff
Tim Kepatuhan Perbankan (Bank Compliance Officers)
Tim Back Office Treasury & Settlement
Anggota Komite Audit yang membawahi pengawasan risko bank