PT. EBS Consultant
merupakan langkah strategis untuk memastikan perusahaan memiliki standar keselamatan kerja yang tinggi serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Melalui Training HSE (Kesehatan Keselamatan dan Lingkungan) organisasi dapat membekali karyawan dengan pemahaman menyeluruh terkait identifikasi bahaya penilaian risiko serta penerapan prosedur keselamatan yang efektif selain itu, Training HSE (Kesehatan Keselamatan dan Lingkungan) juga membantu dalam membangun budaya kerja yang peduli terhadap keselamatan kesehatan dan kelestarian lingkungan dengan pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus simulasi serta praktik terbaik industri peserta mampu mengimplementasikan sistem HSE secara optimal di lingkungan kerja sehingga dapat meminimalkan potensi kecelakaan meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga keberlanjutan bisnis secara profesional dan bertanggung jawab di tengah tuntutan industri modern
Training Series HSE (Health, Safety & Environment) yang aplikatif dan komprehensif pada dunia kerja
Flexible Schedules
Bisa Pilih terlampir beberapa Topik Materi Training di bawah di sesuaikan dengan Jenis Training dan Waktu Peserta, Minimal pengajuan 14 hari kerja, dari pengisian formulir pendaftaran baik IHT (In House Training, Public Offline dan On Line.
TOP TOPIK MATERI TRAINING DIBAWAH INI:
Tentukan dan pastikan Materi Training terkini, outline/silabus dengan jadwal terbaik pelaksanaan training karyawan perusahaan. Pilihan Waktu Training Flexible Minimal 2 Minggu Hari Kerja.
A. HSE UMUM (HEALTH, SAFETY & ENVIRONMENT)
Masing-Masing Topik Training dibawah sbb:
Pengenalan prinsip dasar K3, regulasi K3 nasional, dan penerapannya dalam keseharian kerja.
Teknik sistematis untuk mengenali bahaya, menilai risiko, dan menentukan tindakan pengendalian.
Implementasi manajemen keselamatan kerja sesuai standar internasional ISO 45001.
Proses investigasi kecelakaan kerja dan analisis akar penyebab untuk mencegah kejadian berulang.
Menyusun rencana tanggap darurat dan melatih respons cepat untuk kebakaran, gempa, tumpahan bahan kimia, dll.
Mendorong peran pemimpin dalam membentuk budaya keselamatan kerja yang kuat.
Teknik pertolongan pertama untuk cedera, pingsan, luka bakar, dll sesuai standar kesehatan kerja.
Pelatihan prosedur evakuasi, penggunaan APAR, dan pemadaman kebakaran awal.
Pemahaman jenis-jenis APD dan cara penggunaannya sesuai potensi bahaya kerja.
Prosedur isolasi energi mesin saat perawatan atau perbaikan untuk mencegah kecelakaan.
B. HSE SPESIFIK BERDASARKAN AKTIVITAS ATAU INDUSTRI
Masing-Masing Topik Training dibawah sbb:
Edukasi keselamatan kerja dasar bagi orang baru di lingkungan kerja berisiko.
Sistem pengelolaan keselamatan untuk vendor, subkontraktor, dan pihak ketiga.
Prosedur masuk, pengawasan, dan penyelamatan di ruang terbatas atau tertutup.
Pencegahan jatuh, penggunaan harness, dan SOP kerja aman di atas permukaan tanah.
Bahaya kelistrikan, penggunaan alat uji, dan SOP isolasi listrik.
Teknik postur kerja, desain alat bantu, dan perbaikan lingkungan kerja.
Cara melakukan inspeksi keselamatan dan audit rutin untuk meningkatkan kepatuhan dan kinerja.
Pelatihan membuat laporan kecelakaan, insiden, dan kondisi tidak aman.
Teknik berkendara aman bagi pengemudi kendaraan perusahaan.
Mengenali dan mengelola risiko penyakit akibat kerja (PAK) dan kelelahan kerja.
C. BAHAN BERBAHAYA (HAZARDOUS MATERIALS/HAZMAT)
Masing-Masing Topik Training dibawah sbb:
Identifikasi, klasifikasi, penyimpanan, dan penanganan bahan kimia secara aman.
Cara membaca dan memahami lembar data keselamatan bahan kimia serta pelabelan berstandar GHS.
Tindakan cepat dan tepat dalam menghadapi tumpahan bahan kimia atau cairan beracun.
Pengumpulan, penyimpanan, transportasi, dan pelaporan limbah bahan berbahaya dan beracun.
Pemilihan, penggunaan, dan perawatan alat pelindung pernapasan untuk area berbahaya.
Keselamatan kerja dalam penggunaan, penyimpanan, dan transportasi silinder gas.
Standar keamanan dalam pengangkutan bahan kimia dan B3 di darat, laut, atau udara.
Strategi menyimpan bahan kimia yang aman dan menghindari reaksi berbahaya antar bahan.
Praktik kerja aman dan pemusnahan limbah cair hasil proses produksi atau maintenance.
Jenis APD untuk bahan korosif, mudah terbakar, beracun, dan pengelolaan setelah digunakan.
D. OTHER HSE (HEALTH, SAFETY & ENVIRONMENT)
Masing-Masing Topik Training dibawah sbb:
Pendekatan perubahan perilaku dan kebiasaan untuk menciptakan tempat kerja yang lebih aman.
Pemahaman peran dan tanggung jawab pengelola B3 sesuai dengan ketentuan KLHK.
Menyusun analisis bahaya kerja per tugas dan prosedur izin kerja berisiko tinggi.
Strategi teknis dan administratif mengendalikan paparan zat berbahaya terhadap pekerja.
Latihan bersama tim kerja untuk menghadapi skenario kecelakaan bahan berbahaya.
Teknik pengelolaan keamanan pada bahan berbahaya yang memerlukan suhu khusus.
Edukasi efek biologis bahan kimia beracun dan pengendalian eksposurnya.
Standar kerja, prosedur penyimpanan, pengambilan, dan keselamatan kerja di gudang bahan berbahaya.
Evaluasi menyeluruh terhadap proses pengelolaan bahan berbahaya secara berkala.
Penerapan regulasi nasional terkait bahan berbahaya dan audit kepatuhan B3.